EFEKTIFITAS PENERAPAN SISTEM ZONASI PADA KE-63 LOKASI SURVEY PJUTS 2024
DOI:
https://doi.org/10.37477/csds.v3i2.757Keywords:
Jamban Umum di Puskesmas, Kota Surabaya, PJUTS, PUPRplus, UKDC, SDG 6Abstract
Kuesioner yang telah dibuat oleh Tim Pusat Studi Pembangunan Berkelanjutan (Center for Sustainable Development Studies, CSDS) dibawah Fakultas Teknik Universitas Katolik Darma Cendika (UKDC) telah diisi oleh Tim Surveyor (panitia Penghargaan Jamban Umum Terbaik Surabaya Tahun 2024 (PJUTS 2024)) setelah melakukan survey ke-63 lokasi (seluruh populasi) Jamban Umum yang dikelola oleh Puskesmas-Puskesmas dibawah Dinas Kesehatan Kota Surabaya antara dari 26 Oktober s.d. 19 November 2024. Tiga kriteria: jarak tempuh dari Universitas Katolik Darma Cendika ke masing-masing lokasi survey, biaya survey, dan waktu tempuh masing-masing relatif jauh, relatif mahal, dan relatif lama. Untuk itu diperlukan suatu metode yang dapat lebih efektif dalam melaksanakan survey ke masing-masing lokasi Puskesmas. Riset menggunakan teknik sistem zonasi sebagai salah satu alternatif digunakan pada pelaksanaan survey ini. Hasilnya bahwa survey dengan sistem zonasi (15 zona) lebih efektif jika disandingkan dengan survey biasa (63 lokasi).