Analisis DMAIC Faktor Penyebab Selisih Screw Di Gudang Sparepart PT. MI
DOI:
https://doi.org/10.37477/isejou.v1i1.404Keywords:
Kualitas, DMAIC, PerbaikanAbstract
Discrepancy adalah selisih jumlah stock spare part antara jumlah aktual dengan jumlah stock di sistem. PT. MI mengalami masalah ketidaksesuaian terutama di bagian gudang spare part. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab perbedaan jumlah barang di gudang antara fisik dan sistem serta memberikan solusi berupa upaya untuk meminimalisir ketidaksesuaian data tersebut. Metode penelitian menggunakan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve dan Control) dengan teknik analisis diagram tulang ikan. Dari tahap pengukuran dengan peta kendali p diketahui masih banyak yang berada di luar batas UCL dan LCL. Pada tahap analisis, menggunakan diagram tulang ikan untuk menganalisis penyebab dan akibat dari masalah. Dari hasil analisis terdapat 3 faktor yang mempengaruhi permasalahan yaitu faktor manusia, metode, dan lingkungan kerja. Pada tahap improve dilakukan beberapa percobaan terhadap permasalahan yang telah dianalisis.
References
Dethia S, Nursyanti Y. (2021). Analisis Proses Kerja pada Gudang Spare Part Industri Manufaktur. J PASTI, 14(3), 336-350.
Irawan A. (2014). Analisis Discrepancy pada Perusahaan Jasa Manajemen Warehouse di PT. Cipta Krida Bahari Samarinda. Ekonomia, 3(3), 30381.
Juharni. 2017. Manajemen Mutu Terpadu. Makassar: CV Sah Media.
Wahyani, W., Chobir, A., and Rahmanto, D. D. (2013). Penerapan metode six sigma dengan konsep DMAIC sebagai alat pengendali kualitas. Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS). Surabaya. 1-14.
Sutisna E, Permana MI. (2014). Analisis Ketidaksesuaian Data Spare Part Dengan Menggunakan Metode Six Sigma Konsep Dmaic Model Di Pt Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (Supply Department). J Logistik Bisnis, 4(2), 9-24.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Industrial & System Engineering Journals (ISEJOU)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.