Penerapan “Guna dan Citra” dalam Arsitektur Nusantara Studi Kasus: Uma Mbatangu, Tongkonan, dan Sulah Nyanda

  • Krisnina Dohan Limantara universitas katolik darma cendika
  • josephine roosandriantini universitas katolik darma cendika
Keywords: Guna citra, Arsitektur Nusantara, rumah adat

Abstract

Konsep berarsitektur yang berpijak pada “guna dan citra” adalah romo Mangunwijaya, melalui suatu objek arsitektur dianalogikan sebagai suatu esensi yang berkaitan dengan makna. Sehingga, suatu bangunan diandaikan sebagai suatu yang mempunyai jiwa dan daya bagi penghuninya. Hal tersebut berhubungan dengan faktor seni dan teknis dari tektonika yang terdapat pada bangunan, contohnya seperti pada bangunan rumah adat. Arsitektur nusantara berasal dari kekreatifan masyarakat setempat. Suatu konsep dalam arsitektur yang banyak mencerminkan kebudayaan setempat dan lingkungan alam sekitarnya menjadi landasan utama dari arsitektur nusantara, yang digambarkan dalam nilai-nilai dan makna yang tersembunyi dibalik bentuk rupa fisiknya. Tujuan dari penelitian ini untuk lebih memberi gambaran bahwa dalam wujud fisik arsitektur nusantara juga memiliki sebuah aspek citra dan aspek guna. Obyek penelitian yang digunakan yaitu rumah adat Sumba (Uma Mbatangu), rumah Adat Toraja (Tongkonan), dan rumah adat Baduy (Sulah Nyanda). Metode penelitian yang dilakukan menggunakan metode kualitatif deskriptif didukung dengan pengumpulan data melalui studi literatur. Hasil dari penelitian ini dapat memperlihatkan walaupun arsitektur nusantara cenderung terlihat sebagai bangunan yang tidak modern, tetapi dapat memperlihatkan aspek guna dan citra yang masih memunculkan kenyamanan penghuni

Author Biographies

Krisnina Dohan Limantara, universitas katolik darma cendika

Program Studi Arsitektur
Fakultas Teknik

josephine roosandriantini, universitas katolik darma cendika

Program Studi Arsitektur
Fakultas Teknik

References

Achmad, Z. H., Antariksa, & Nugroho, A. M. (2017). Kosmologi Ruang Vertikal dan Horizontal Pada Rumah Tradisional (Sa’ O) Desa Adat Saga. ARTEKS Jurnal Teknik Arsitektur, 1(2), 171–184.

Damayanti, F., & Ningrum, D. (2019). Kearifan Lokal dalam Bangunan Tradisional di Jawa Barat sebagai Penerapan Konsep Arsitektur Berkelanjutan. Prosiding SENTIKUIN (Seminar Nasional …, 2, 1–9. https://pro.unitri.ac.id/index.php/sentikuin/article/download/97/79

Ismanto, Riyadi ; Maria, M. (2014). Rumah Tongkonan Toraja Sebagai Ekspresi Estetika Dan Citra Arsitektural. 1–155.

Istanto, F. H. (1999). Arsitektur “Guna dan Citra” Sang Romo Mangun in Memoriam: Yusuf Bilyarta Mangunwijaya 6 mei 1029 - 10 Februari 1999. Dimensi Teknik Arsitektur, 27(2), 40–47. http://puslit.petra.ac.id/journals/architecture/

Jambak, I., Robyana, H., Ahmad, A., & Subekti, B. (2014). Kajian Tradisi Teknologi Membangun Bangunan Masyarakat Baduy di Kampung Ciboleger (Study of Technology Traditions to Build Baduy Building in Ciboleger Kampung). Jurnal Penelitian Humaniora, 2(4), 1–11.

Lhokseumawe, P. N., Pengantar, K., Alwie, rahayu deny danar dan alvi furwanti, Prasetio, A. B., & Andespa, R. (2020). Tugas Akhir Tugas Akhir. Jurnal Ekonomi Volume 18, Nomor 1 Maret201, 2(1), 41–49.

Mangunwijaya, Y. B. (2013). Wastu Citra (Cetakan ke). PT Gramedia Pustaka Utama. https://pdfcookie.com/documents/wastu-citrapdf-5lqeeyqxd9l7

Mochsen Sir, M., Shirly, W., Parung, H., & Pantandu, J. (2015). Model Tektonika Arsitektur Tongkonan Toraja. Prosiding SNST, 6, 44–49.

Octavia, L., & Prijotomo, J. (2018). Arsitektur Nusantara bukan arsitektur Tradisional maupun arsitektur Vernakular. Jurnal lingkungan binaan Indonesia, 167-171.

Oktavia, A., & Prihatmaji, Y. (2019). Tektonika Rumah Gadang sebagai Bentuk Struktur Konstruksi yang Ramah Gempa. SENADA, 665-663.

Perspektiv Teori Guna dan Citra dari Y.B. Mangunwijaya. (2021, Maret 1). ARSI TEKS TOUR. Retrieved May 6, 2022, from https://arsitekstour.wordpress.com/2021/03/01/perspektiv-teori-guna-dan-citra-dari-y-b-mangunwijaya/

Purwati, M. W. (2011). BERARSITEKTUR DALAM TRADISI dan TUNTUTAN JAMAN di SUMBA BARAT DAYA. Seminar Nasional SCAN#2:2011, 194–203.

Ramawangsa, P. A., & Prihatiningrum, A. (2020). Sambungan Kayu pada Selubung Fasad Rumah Vernakular sebagai Kajian Pembelajaran Dasar Struktur dalam Arsitektur. Arsir, 4(1), 44. https://doi.org/10.32502/arsir.v4i1.2380

Roosandriantini, J. (2020). Guna dan citra sebagai wujud kreativitas dalam arsitektur nusantara. EMARA: Indonesian Journal of Architecture, 6(1), 40–49. https://doi.org/10.29080/eija.v6i1.898

Rosimin, A. A., Caecilia, & Wijayaputri, S. (2020). Meaning of the House Based on Cosmological Aspects in the Culture of Western Sumba Study Object: Tara Manu Traditional House in Wee Lewo Village. Riset Arsitektur (RISA), 4(02), 155–172.

Sardjono, A. B., & Nugroho, S.-. (2017). Menengok Arsitektur Permukiman Masyarakat Badui : Arsitektur Berkelanjutan dari Halaman Sendiri. Jurnal Teknik Sipil Dan Perencanaan, 19(1), 57–64. https://doi.org/10.15294/jtsp.v19i1.9499

Suciningsityas, R. C., Khikmiyah, L., & Ulah, Z. (2020). Identifikasi arsitektur Toraja sebagai bentuk pertahanan-situasional pada gereja Toraja Jemaat Surabaya. 8686, 145–155. https://publikasiilmiah.aums.ac.id/handle/11617/12056

Susilowati, D., Budiarto, A. S., Rukayah, R. S., & Dewi, P. (2020). Evolusi Pada Tatanan Ruang Rumah Baduy (Studi Kasus Rumah Baduy Dalam dan Baduy Luar). NALARs, 19(2), 131. https://doi.org/10.24853/nalars.19.2.131-138

Warnata, I. N. (2017). Guna dan Citra dalam Arsitektur. Undagi, 1-8.

Winandari, R. (2018). Adaptasi Teknologi Di Rumah Adat Sumba. Mintakat: Jurnal Arsitektur, 18(2), 109–114. https://doi.org/10.26905/mintakat.v18i2.147

Published
2024-03-26