Penerapan “Guna dan Citra” dalam Arsitektur Nusantara Studi Kasus: Uma Mbatangu, Tongkonan, dan Sulah Nyanda
Abstract
Konsep berarsitektur yang berpijak pada “guna dan citra” adalah romo Mangunwijaya, melalui suatu objek arsitektur dianalogikan sebagai suatu esensi yang berkaitan dengan makna. Sehingga, suatu bangunan diandaikan sebagai suatu yang mempunyai jiwa dan daya bagi penghuninya. Hal tersebut berhubungan dengan faktor seni dan teknis dari tektonika yang terdapat pada bangunan, contohnya seperti pada bangunan rumah adat. Arsitektur nusantara berasal dari kekreatifan masyarakat setempat. Suatu konsep dalam arsitektur yang banyak mencerminkan kebudayaan setempat dan lingkungan alam sekitarnya menjadi landasan utama dari arsitektur nusantara, yang digambarkan dalam nilai-nilai dan makna yang tersembunyi dibalik bentuk rupa fisiknya. Tujuan dari penelitian ini untuk lebih memberi gambaran bahwa dalam wujud fisik arsitektur nusantara juga memiliki sebuah aspek citra dan aspek guna. Obyek penelitian yang digunakan yaitu rumah adat Sumba (Uma Mbatangu), rumah Adat Toraja (Tongkonan), dan rumah adat Baduy (Sulah Nyanda). Metode penelitian yang dilakukan menggunakan metode kualitatif deskriptif didukung dengan pengumpulan data melalui studi literatur. Hasil dari penelitian ini dapat memperlihatkan walaupun arsitektur nusantara cenderung terlihat sebagai bangunan yang tidak modern, tetapi dapat memperlihatkan aspek guna dan citra yang masih memunculkan kenyamanan penghuni
References
Achmad, Z. H., Antariksa, & Nugroho, A. M. (2017). Kosmologi Ruang Vertikal dan Horizontal Pada Rumah Tradisional (Sa’ O) Desa Adat Saga. ARTEKS Jurnal Teknik Arsitektur, 1(2), 171–184.
Damayanti, F., & Ningrum, D. (2019). Kearifan Lokal dalam Bangunan Tradisional di Jawa Barat sebagai Penerapan Konsep Arsitektur Berkelanjutan. Prosiding SENTIKUIN (Seminar Nasional …, 2, 1–9. https://pro.unitri.ac.id/index.php/sentikuin/article/download/97/79
Ismanto, Riyadi ; Maria, M. (2014). Rumah Tongkonan Toraja Sebagai Ekspresi Estetika Dan Citra Arsitektural. 1–155.
Istanto, F. H. (1999). Arsitektur “Guna dan Citra” Sang Romo Mangun in Memoriam: Yusuf Bilyarta Mangunwijaya 6 mei 1029 - 10 Februari 1999. Dimensi Teknik Arsitektur, 27(2), 40–47. http://puslit.petra.ac.id/journals/architecture/
Jambak, I., Robyana, H., Ahmad, A., & Subekti, B. (2014). Kajian Tradisi Teknologi Membangun Bangunan Masyarakat Baduy di Kampung Ciboleger (Study of Technology Traditions to Build Baduy Building in Ciboleger Kampung). Jurnal Penelitian Humaniora, 2(4), 1–11.
Lhokseumawe, P. N., Pengantar, K., Alwie, rahayu deny danar dan alvi furwanti, Prasetio, A. B., & Andespa, R. (2020). Tugas Akhir Tugas Akhir. Jurnal Ekonomi Volume 18, Nomor 1 Maret201, 2(1), 41–49.
Mangunwijaya, Y. B. (2013). Wastu Citra (Cetakan ke). PT Gramedia Pustaka Utama. https://pdfcookie.com/documents/wastu-citrapdf-5lqeeyqxd9l7
Mochsen Sir, M., Shirly, W., Parung, H., & Pantandu, J. (2015). Model Tektonika Arsitektur Tongkonan Toraja. Prosiding SNST, 6, 44–49.
Octavia, L., & Prijotomo, J. (2018). Arsitektur Nusantara bukan arsitektur Tradisional maupun arsitektur Vernakular. Jurnal lingkungan binaan Indonesia, 167-171.
Oktavia, A., & Prihatmaji, Y. (2019). Tektonika Rumah Gadang sebagai Bentuk Struktur Konstruksi yang Ramah Gempa. SENADA, 665-663.
Perspektiv Teori Guna dan Citra dari Y.B. Mangunwijaya. (2021, Maret 1). ARSI TEKS TOUR. Retrieved May 6, 2022, from https://arsitekstour.wordpress.com/2021/03/01/perspektiv-teori-guna-dan-citra-dari-y-b-mangunwijaya/
Purwati, M. W. (2011). BERARSITEKTUR DALAM TRADISI dan TUNTUTAN JAMAN di SUMBA BARAT DAYA. Seminar Nasional SCAN#2:2011, 194–203.
Ramawangsa, P. A., & Prihatiningrum, A. (2020). Sambungan Kayu pada Selubung Fasad Rumah Vernakular sebagai Kajian Pembelajaran Dasar Struktur dalam Arsitektur. Arsir, 4(1), 44. https://doi.org/10.32502/arsir.v4i1.2380
Roosandriantini, J. (2020). Guna dan citra sebagai wujud kreativitas dalam arsitektur nusantara. EMARA: Indonesian Journal of Architecture, 6(1), 40–49. https://doi.org/10.29080/eija.v6i1.898
Rosimin, A. A., Caecilia, & Wijayaputri, S. (2020). Meaning of the House Based on Cosmological Aspects in the Culture of Western Sumba Study Object: Tara Manu Traditional House in Wee Lewo Village. Riset Arsitektur (RISA), 4(02), 155–172.
Sardjono, A. B., & Nugroho, S.-. (2017). Menengok Arsitektur Permukiman Masyarakat Badui : Arsitektur Berkelanjutan dari Halaman Sendiri. Jurnal Teknik Sipil Dan Perencanaan, 19(1), 57–64. https://doi.org/10.15294/jtsp.v19i1.9499
Suciningsityas, R. C., Khikmiyah, L., & Ulah, Z. (2020). Identifikasi arsitektur Toraja sebagai bentuk pertahanan-situasional pada gereja Toraja Jemaat Surabaya. 8686, 145–155. https://publikasiilmiah.aums.ac.id/handle/11617/12056
Susilowati, D., Budiarto, A. S., Rukayah, R. S., & Dewi, P. (2020). Evolusi Pada Tatanan Ruang Rumah Baduy (Studi Kasus Rumah Baduy Dalam dan Baduy Luar). NALARs, 19(2), 131. https://doi.org/10.24853/nalars.19.2.131-138
Warnata, I. N. (2017). Guna dan Citra dalam Arsitektur. Undagi, 1-8.
Winandari, R. (2018). Adaptasi Teknologi Di Rumah Adat Sumba. Mintakat: Jurnal Arsitektur, 18(2), 109–114. https://doi.org/10.26905/mintakat.v18i2.147
Copyright (c) 2024 Krisnina Dohan Limantara, josephine roosandriantini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
With the receipt of the article by the journal LingKAr and the decision to be published, then the copyright regarding the article will be diverted to Journal of Journal LingKAr. Darma Cendika Catholic University as the publisher of Journal of journal LingKAr hold the copyright regarding all the published articles in this journal.