Main Menu
Information
Jurnal LINGKAR Vol. 5 No. 2 September 2026 menghadirkan enam artikel yang mengangkat isu-isu strategis dalam perkembangan arsitektur kontemporer, dengan fokus pada keberlanjutan, kesehatan, kenyamanan pengguna, dan kualitas lingkungan binaan. Edisi ini merefleksikan meningkatnya perhatian para peneliti terhadap desain arsitektur yang tidak hanya memenuhi aspek fungsional dan estetika, tetapi juga mampu menjawab tantangan lingkungan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Berbagai kajian dalam edisi ini mengeksplorasi penerapan arsitektur hijau (green architecture) dan green building pada fasilitas kesehatan, implementasi arsitektur perilaku dalam perancangan ruang kreatif, pengaruh elemen fasad terhadap pencahayaan alami dan ventilasi, hingga penerapan prinsip arsitektur berkelanjutan pada hunian vertikal. Keseluruhan artikel menunjukkan pentingnya pendekatan desain yang berorientasi pada efisiensi sumber daya, kenyamanan pengguna, kesehatan lingkungan, dan keberlanjutan jangka panjang.
Melalui publikasi ini, Jurnal LINGKAR diharapkan dapat menjadi wadah diseminasi hasil penelitian yang relevan bagi akademisi, praktisi, mahasiswa, maupun pemangku kepentingan di bidang arsitektur. Edisi ini juga diharapkan mampu memperkaya diskursus ilmiah serta mendorong lahirnya inovasi desain yang responsif terhadap tantangan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Jurnal LINGKAR Vol. 5 No. 1 menghadirkan enam artikel yang mengangkat beragam perspektif dalam kajian arsitektur, mulai dari teori dan prinsip desain, transformasi arsitektur tradisional, arsitektur berkelanjutan, pengalaman pengguna, hingga eksplorasi pendekatan desain dalam perancangan bangunan. Edisi ini menunjukkan bahwa arsitektur merupakan disiplin yang terus berkembang melalui dialog antara nilai historis, budaya, fungsi, dan inovasi desain.
Artikel-artikel dalam edisi ini mengeksplorasi penerapan elemen dan prinsip desain menurut David Lauer pada ArtScience Museum, implementasi prinsip desain Friedrich Silaban pada Masjid Istiqlal, perubahan pola ruang gender pada Rumoh Aceh sebagai respons terhadap dinamika sosial dan budaya, efektivitas tatanan pabrik minyak goreng melalui pendekatan eko-arsitektur, pengalaman spasial pengguna pada bangunan Spazio Surabaya dalam perspektif arsitektur fungsionalisme, serta perancangan pusat olahraga biliar dengan pendekatan arsitektur metafora. Keragaman tema tersebut mencerminkan luasnya cakupan penelitian arsitektur yang tidak hanya berorientasi pada bentuk dan fungsi, tetapi juga mempertimbangkan aspek budaya, lingkungan, perilaku, serta identitas desain.
Melalui edisi ini, Jurnal LINGKAR diharapkan dapat memperkaya khazanah keilmuan arsitektur sekaligus menjadi wadah diseminasi penelitian yang mendorong lahirnya gagasan-gagasan inovatif dan kontekstual bagi pengembangan teori maupun praktik arsitektur di Indonesia.
Volume ini menyajikan beberapa artikel-artikel pilihan yang merefleksikan inovasi arsitektur kontemporer dalam berbagai konteks budaya, lingkungan, dan sosial. Topik-topik yang dibahas meliputi desain inklusif di ruang publik seperti stasiun kereta api, Agroeduwisata, Pengembangan Resort Kota, serta analisa berkaitan dengan topik material maupun wujud fisik arsitektur seperti analisa atap Pagoda dan Pura Meru, dan Bahan/Material bata ringan dan Wol, jerami. Artikel-artikel tersebut menekankan pengalaman pengguna, responsivitas terhadap lingkungan, dan adaptabilitas spasial sebagai komponen-komponen penting dalam perancangan arsitektur.
Selain itu, edisi ini juga mengeksplorasi dimensi teoritis dan budaya yang lebih mendalam berkaitan dengan bahan/material sebagai peredam suara, identitas wujud fisik arsitektur nusantara, kenyamanan fasilitas di stasiun kota, pembangunan resort kota menggunakan pendekatan bioklimatik. Secara keseluruhan, kontribusi-kontribusi ini memberikan wawasan kritis tentang bagaimana arsitektur merespons perubahan kebutuhan masyarakat, kelangsungan budaya, kehidupan yang berkelanjutan serta kenyamanan dari pengguna yang tinggal dalam sebuah arsitektur.
Jurnal LingKAr dengan vol. 4 no. 1 ini menyajikan penelitian terkini, studi kasus, dan analisis kritis yang mendalam. Fokus kami adalah menjembatani teori dan praktik, mengeksplorasi interaksi antara lingkungan binaan dan penggunanya. Dengan kolaborasi peneliti, akademisi, dan praktisi, dalam perkembangan arsitektur dan desain ruang.
Jurnal LingKAr dengan vol.3 no. 2 ini menyajikan penelitian terkini, studi kasus, dan analisis kritis yang mendalam. Fokus kami adalah menjembatani teori dan praktik, mengeksplorasi interaksi antara lingkungan binaan dan penggunanya. Dengan kolaborasi peneliti, akademisi, dan praktisi, dalam perkembangan arsitektur dan desain ruang.
Jurnal LingKAr dengan vol.3 no. 1 ini menyajikan penelitian terkini, studi kasus, dan analisis kritis yang mendalam. Fokus kami adalah menjembatani teori dan praktik, mengeksplorasi interaksi antara lingkungan binaan dan penggunanya. Dengan kolaborasi peneliti, akademisi, dan praktisi, dalam perkembangan arsitektur dan desain ruang.
Jurnal LingKAr dengan vol.2 no. 2 ini menyajikan penelitian terkini, studi kasus, dan analisis kritis yang mendalam. Fokus kami adalah menjembatani teori dan praktik, mengeksplorasi interaksi antara lingkungan binaan dan penggunanya. Dengan kolaborasi peneliti, akademisi, dan praktisi, dalam perkembangan arsitektur dan desain ruang.
Jurnal LingKAr dengan vol.2 no. 1 ini menyajikan penelitian terkini, studi kasus, dan analisis kritis yang mendalam. Fokus kami adalah menjembatani teori dan praktik, mengeksplorasi interaksi antara lingkungan binaan dan penggunanya. Dengan kolaborasi peneliti, akademisi, dan praktisi, dalam perkembangan arsitektur dan desain ruang.
Jurnal LingKAr dengan vol.1 no. 2 ini menyajikan penelitian terkini, studi kasus, dan analisis kritis yang mendalam. Fokus kami adalah menjembatani teori dan praktik, mengeksplorasi interaksi antara lingkungan binaan dan penggunanya. Dengan kolaborasi peneliti, akademisi, dan praktisi, dalam perkembangan arsitektur dan desain ruang.