Penerapan Elemen dan Prinsip Desain Menurut David Lauer Pada Bangunan Art Science Museum
DOI:
https://doi.org/10.37477/lkr.v5i1.874Keywords:
ArtScience Museum, Design Basics, Elemen Desain, Prinsip DesainAbstract
Penelitian ini menganalisis penerapan elemen dan prinsip desain menurut kerangka teori David A. Lauer pada bangunan ArtScience Museum di Marina Bay Sands, Singapura. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keunikan bentuk bangunan yang tidak hanya berfungsi sebagai institusi budaya, tetapi juga menjadi ikon arsitektural yang kuat. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan bagaimana elemen-elemen visual seperti bentuk, ruang, garis, tekstur, dan warna, serta prinsip-prinsip desain seperti kesatuan, keseimbangan, ritme, penekanan, dan proporsi, termanifestasi dalam desain museum tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis visual, di mana data diperoleh melalui observasi langsung terhadap bangunan dan studi literatur terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa desain ArtScience Museum yang menyerupai “teratai” secara konsisten menerapkan teori Lauer. Bentuk biomorfik yang organik menciptakan kesatuan dan keharmonisan dengan lingkungan perairan sekitarnya. Keseimbangan asimetris tercapai melalui komposisi “jari-jari” atau kelopak yang dinamis namun stabil. Ritme tercipta dari pengulangan bentuk kelopak dan struktur siripnya, sementara penekanan (fokus) secara alami tertuju pada bagian puncak dan atrium tengah yang dramatis. Proporsi dan skala bangunan yang monumental dikombinasikan dengan tekstur material beton dan kaca, serta permainan cahaya alami, memperkaya pengalaman visual. Simpulan penelitian mengonfirmasi bahwa keunggulan estetika dan daya tarik visual ArtScience Museum tidak terlepas dari penerapan elemen dan prinsip desain secara komprehensif dan terintegrasi, sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh David Lauer. Studi ini memberikan perspektif baru dalam menilai karya arsitektur ikonik melalui lensa teori desain dasar.
References
Afra, F. (2023, September 25). 5 Jenis Teknik Pengumpulan Data Beserta Pengertiannya. Retrieved from detikEdu: https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6950098/5-jenis-teknik-pengumpulan-data-beserta-pengertiannya
Chen, Y., & Ozdil, T. (2022). Learning from Icons: A Framework for Teaching Design Principles Through Architectural Case Studies. International Journal of Art & Design Education, 78-95.
Garcia, M. (2021). Narrative Spaces: The Design of Contemporary Museums. Routledge.
Jackson, R. (2024). Visual Literacy in Architectural Education: The Role of Case Study Analysis. Journal of Architectural Education, 112-125.
Kroll, A. (2023). Sustainable Iconicity: Environmental Strategies in Landmark Museum Architecture. Architectural Science Review, 155-170.
Lauer, D., & Pentak, S. (2020). Design Basics (10th ed.). Cengage Learning.
Laur, D. A., & Pentak, S. (2011). Design Basics. Clark Baxter.
Lim, J., & Yeo, K. (2021). Digital Integrations and Structural Innovations: A Case Study of Marina Bay Sands. Frontiers of Architectural Research, 753-765.
Miller, C. (2020). Towards a Narrative Architecture: The Role of Visual Composition in Storytelling. Design and Culture, 315-333.
Park, S., & Lee, H. (2023). Semiotic Analysis of Organic Forms in Asian Iconic Architecture. Journal of Asian Architecture and Building Engineering, 2100-2115.
Sendari, A. A. (2021, Februari 1). Mengenal Jenis Penelitian Deskriptif Kualitatif pada Sebuah Tulisan Ilmiah. Retrieved from Liputan 6: https://www.liputan6.com/hot/read/4032771/mengenal-jenis-penelitian-deskriptif-kualitatif-pada-sebuah-tulisan-ilmiah?page=4
Smith, J., & Brown, L. (2022). The Fundamentals of Visual Design in Architecture. Bloomsbury Visual Arts.
Thompson, E. (2019). Place and Identity: The Role of Design Elements in Architectural Perception. Cambridge Scholars Publishing.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Salman Muthahari, Josephine Roosandriantini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
With the receipt of the article by the journal LingKAr and the decision to be published, then the copyright regarding the article will be diverted to Journal of Journal LingKAr. Darma Cendika Catholic University as the publisher of Journal of journal LingKAr hold the copyright regarding all the published articles in this journal.