Pusat Olahraga Billiard di Kota Palangka Raya Dengan Pendekatan Arsitektur Metafora

Authors

  • Muhammad Hafizhin Azka Universitas Palangka Raya, Palangka Raya , Indonesia
  • Fredyantoni F. Adji Universitas Palangka Raya, Palangka Raya , Indonesia
  • Ave Harysakti Universitas Palangka Raya, Palangka Raya , Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37477/lkr.v5i1.897

Keywords:

Billiard Sports Center, Metaphorical Architecture, Spatial Design, Lighting, Palangka Raya

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang Pusat Olahraga Billiard di Kota Palangka Raya dengan penerapan arsitektur metafora yang dapat menciptakan identitas visual yang kuat dan mendukung perkembangan olahraga Billiard. Desain ini mengintegrasikan pendekatan metafora yang menghubungkan presisi dan strategi dalam olahraga billiard dengan elemen-elemen visual bangunan. Metode penelitian yang digunakan disini yaitu deskriptif kualitatif dengan studi kasus. Teknik pengumpulan data berupa studi banding terhadap fasilitas olahraga billiard yang ada, seperti Mantra Pool Academy and Lounge di Jakarta dan Ong Billiard and Café di Palangka Raya, ditemukan beberapa elemen desain kunci, seperti pemisahan ruang, penggunaan material modern-industrial, serta desain pencahayaan yang efektif. Pemilihan lokasi strategis di Jl. Cilik Riwut, Palangka Raya, meningkatkan aksesibilitas dan mendukung pembangunan fasilitas olahraga yang modern dan berkelanjutan. Diharapkan desain ini dapat memberikan kontribusi pada perkembangan olahraga Billiard di kawasan ini dan mengubah persepsi masyarakat terhadap billiard sebagai olahraga berprestasi.

Author Biographies

Muhammad Hafizhin Azka, Universitas Palangka Raya, Palangka Raya , Indonesia

Fakultas Teknik
Program Studi Arsitektur

Fredyantoni F. Adji, Universitas Palangka Raya, Palangka Raya , Indonesia

Fakultas Teknik,
Program Studi Arsitektur

Ave Harysakti, Universitas Palangka Raya, Palangka Raya , Indonesia

Fakultas Teknik,
Program Studi Arsitektur

References

Choguill, C. L. (1996). Toward sustainability of human settlements. Habitat International, 20(2), v-viii.

Pugh, C. A. (2000). Squatter settlements: Their sustainability, architectural contribution, and socio-economic role. Cities, 17(5), 325-337.

Rapoport, A. (2005). Culture, architecture and design. Locke Science Publishing Company, Inc.

Saraswati, S. (2001). Towards sustainable cities: Encounter the problems in third world cities. In Proceedings of the 4th Quality in Research Seminar on Urbanization in the Information Age: New Perspective on the Transformation of Fast Growing Cities in the Pacific Rim (pp. 165-177). Manila: ACM Press. Rapoport, A. (2005). Culture, architecture and design. Locke Science Publishing Company, Inc.

Choguill, C. L. (1996). Toward sustainability of human settlements. Habitat International, 20(2), v-viii.

Pugh, C. A. (2000). Squatter settlements: Their sustainability, architectural contribution, and socio-economic role. Cities, 17(5), 325-337.

Saraswati, S. (2001). Towards sustainable cities: Encounter the problems in third world cities. In Proceedings of the 4th Quality in Research Seminar on Urbanization in the Information Age: New Perspective on the Transformation of Fast Growing Cities in the Pacific Rim (pp. 165-177). Manila: ACM Press

Downloads

Published

2026-03-28